Lompat ke konten
Batik Malangan TGP
Menu

Poster • 2026

Digitalisasi Eduecopreneurship Berbasis Kearifan Lokal dan Manajemen IT untuk Peningkatan Kualitas dan Omzet Batik Tulis Malangan SMPN 2 Sumberpucung

Poster program PKM Digitalisasi Eduecopreneurship Batik Tulis Malangan SMPN 2 Sumberpucung oleh Tim PKM Unikama.

Poster ringkasan program PKM Universitas PGRI Kanjuruhan Malang di SMPN 2 Sumberpucung, memuat resume kegiatan, hasil, tim pelaksana, dan teknologi yang diterapkan dalam program Digitalisasi Eduecopreneurship Batik Tulis Malangan. Kegiatan meliputi pengembangan motif, pemasaran digital, dan manajemen keuangan untuk mendukung usaha batik karya siswa.

Poster ini merupakan salah satu luaran dari program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang yang dilaksanakan di SMPN 2 Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Agustus–September 2026. Program mengusung tema "Digitalisasi Eduecopreneurship Berbasis Kearifan Lokal dan Manajemen IT untuk Peningkatan Kualitas dan Omzet Batik Tulis Malangan".

Konsep eduecopreneurship yang diusung memadukan tiga pilar utama, yaitu pendidikan (education), kepedulian lingkungan (ecology), dan kewirausahaan (entrepreneurship). Melalui pendekatan ini, kegiatan membatik tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang mencintai budaya lokal, peduli terhadap kelestarian lingkungan, serta memiliki jiwa kewirausahaan sejak dini.

Poster memuat beberapa bagian utama, yaitu resume kegiatan, hasil yang dicapai, susunan tim pelaksana, serta teknologi yang diterapkan dalam program. Rangkaian kegiatan mencakup tiga aspek pendampingan: pengembangan motif khas Batik Tulis Malangan pada aspek produksi, pelatihan pemasaran digital melalui website, media sosial, dan marketplace pada aspek pemasaran, serta penguatan manajemen pengelolaan keuangan digital pada aspek keuangan.

Melalui program ini, Batik Tulis Malangan karya siswa SMPN 2 Sumberpucung diharapkan dapat meningkat baik dari sisi kualitas produk maupun jangkauan pasarnya, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal dan penguatan kemandirian ekonomi sekolah secara berkelanjutan.

Lihat Publikasi